Kisah berikutnya adalah saat kita turun dari wilayah wisata Bebeng yang sudah hancur terbakar awan panas. Selama perjalanan tidak ada mobil ataupun motor hilir mudik di jalan, jalanan sangat sepi. tetapi kita bertemu dua orang perempuan setengah baya yang kemudian memberhentikan mobil kita.
ibu-ibu: “Pak, mau turun ke bawah yah, kami boleh ikut sampe ke…..(nama tempat pengungsian..saya lupa hehe..)”
kita: “Boleh bu..mari ikut“
Posted by syarifbudhiman 
Posted by syarifbudhiman 







