Namanya adalah Herman Joostens. Gue pertama kali ketemu saat kita berangkat ke Utrecth untuk mengikuti defense PhD-nya Trias. Orangnya sangat ramah dan bisa berbahasa Indonesia sedikit-sedikit. Dia ditemani oleh istrinya Gerda Joostens-de Jong. Selama perjalanan, topik yang menarik bagi dia adalah tentang Indonesia, mulai dari sejarah, orang Indonesia, politik, dan hal lain yang menyangkut Indonesia.
Hari kamis, 28 Juni 2007, jam 06.30 malam waktu Enschede, tiba-tiba dia mengetuk kamar apartemen gue (tepatnya memencet bel..hehehe). Ternyata, dia mengajak gue untuk melihat International Festival yang sedang berlangsung di Centrum, Enschede. Wah, kaget juga, padahal kita baru sekali ketemu, cuman gue langsung aja setuju. Memang gue tadinya ada rencana mau liat festival itu sih, cuman engga ada temen aja, begitu ada yang ngajak, ibarat pepatah: pucuk dicinta ulam tiba…hehehehe.
Posted by syarifbudhiman 







